“Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh.” (1 Petrus 2:24B)
 
Kata Yunani untuk bilur berasal dari kata mōlōps (μώλωψ) yang bearti bilur atau luka akibat pukulan. Bilur yang Yesus alami akibat pukulan pada waktu pra penyaliban mejadi jaminan sekaligus janji kesembuhan bagi kita semua, bukan hanya itu saja bilur Yesus itu TELAH menyembuhkan kita. Kata menyembuhkan diterjemahkan dari kata iaomai (ἰάομαι) yang menggunakan bentuk tindakan atau kejadian yang telah terjadi di masa lampau pada suatu kurun waktu dan tidak pernah diulang-ulang lagi. Ini menunjukkan bahwa kesembuhan kita telah terjadi dan sah secara hukum karena itu tidak perlu dilakukan berulang-ulang.

Dalam Kristus melalui bilurNya kita telah disembuhkan. Kesembuhan itu adalah hak milik kita dalam Kristus Yesus. Sebelum kita sakit dan ketika kita sakit sebenarnya kesembuhan telah dilakukan oleh Kristus. Tugas kita adalah mengakui dan merealisasikan kesembuhan secara agresif dan terus menerus.

Kesembuhan yang telah terjadi harus direalisasikan dengan pengakuan dan tindakan bahwa kita benar-benar telah sembuh serta doa yang mengklaim kesembuhan kita kepada Tuhan supaya berlaku dengan efektif secara jasmaniah. Untuk itu, kesembuhan yang terjadi harus direalisasikan dengan doa yang mengklaim kesembuhan atas dasar Firman Allah. Pengakuan bahwa kita telah benar-benar sembuh oleh bilur Yesus dan tindakan dalam nama Yesus yang menyatakan iman kita karena apa yang kita yakini adalah apa yang akan kita dapatkan. Soli Deo Gloria. DP

Posted with WordPress for BlackBerry.